Friday, April 12, 2013

MENJAGA LIDAH

Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.
- Amsal 21 : 23 -

      Seberapa sering kita memperhatikan orang-orang di sekeliling kita bertengkar hanya karena salah berkata, menyinggung perasaan yang lain. Bahkan tidak jarang banyak yang semula berteman baik menjadi menjadi rusak hubungan pertemanan karena perkataan. karena itu sangat tepat jika penulis kitab Amsal mengatakan bahwa orang yang menjaga mulutnya memelihara diri dari pada kesukaran.

       Salah satu poin penting yang di bahas dalam Kitab Amsal yaitu berkaitan dengan perkataan. dari tujuh perkara yang di benci Allah, 3 di antaranya berkaitan dengan lidah( 6 : 16-19 ). Berbagi teks secara khusus membahas tentang penggunaan lidah. Secara ringkas ajaran tentang perkataan dapat di jelaskan sebagai berikut :
  •  Perkataan memiliki kuasa yang besar, baik yang positif maupun yang negatif.Hidup dan mati ada  dalam perkataan ( 18 : 21 )
  •  Perkataan sia-sia belaka. Perkataan bukan pengganti dari tindakan yang nyata (14 : 23 ) Perkataan kadang kala di gunakan sebagai senjata untuk mentupi apa yang sebenarnya ada di dalam hati ( 26 : 23-28 )
  • Perkataan adalah bukti kesalehan hidup.Perkataan yang benar lahir dari hati yang benar( 12: 17 ; 14: 15 ) Perkataan orang benar  memiliki ciri - ciri tertentu misalnya : Kejujuran ( 16 : 13 ), Penguasaan (10 : 14 ), Kelemahlembutan ( 15 : 1 ), Tahu kapan mengucapkannya ( 15 : 23 ; 25 :11 ).
      Karena itu mulai hari ini jangan lagi dengan mudah berkata dengan seenak hati karena bisa jadi perkataan kita melukai perasaan orang lain dan menimbulkan pertengkaran. Setiap perkataan sia-sia itu kita pertanggungjawabkan kelak (Mat. 12 : 36 ).