Wednesday, April 10, 2013

KERANGKA PERNIKAHAN.

Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia......


        Bagi sepasang kekasih, ungkapan di atas tentu saja menjadi sebuah keharusan. Seorang kekasih tidak akan mengijinkan pasangannya untuk menjalin hubungan dengan pemuda atau pemudi lain.Tidak jarang banyak hubungan pasangan hancur karena kehadirannya orang ketiga.Hal ini karena didasari dengan keyakinan bahwa ketika mulai menjalin hubungan dengan orang lain maka kita sudah mulai merasa bahwa pasangan kita sudah menjadi kepunyaan kita.


       Berkaitan dengan pembacaan kita pada hari ini, yang perlu di pahami adalah bahwa penulis Kitab Kidung Agung menulis cerita dalam Kitab tersebut adalah sebuah kerangka pernikahan. Jadi ungkapan ungkapan pasangan kita adalah kepunyaanku dan begitu juga sebaliknya harus di pahami dalam kerangka tersebut.Memang sejak masa pacaranpun hubungan harus di jalani atas dasar keseriusan dan berbagai pertimbangan serta perlibatan Allah dalam pemilihan pasangan namun itu bukan berarti pacar atau kekasih kita pasti akan menjadi pasangan seumur hidup kita.

      Sebuah ungkapan mengatakan  "Bukalah mata lebar-lebar sebelum menikah dan tutuplah mata rapat-rapat setelah menikah"Menurut saya hal ini menegaskan bahwa seseorang yang sudah memutuskan untuk menikah harus menyadari bahwa dirinya adalah milik pasangannya dan begitu sebaliknya, pasangannya adalah miliknya.Dasar yang digunakan adalah rasa percaya dan kesetiaan dari masing-masing pasangan.