Wednesday, April 10, 2013

JANGAN DENGAN TERPAKSA

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan atau karena paksaan,sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita.
- 2 Korintus 9 : 7 -

      Pekerjaan yang di lakukan dengan terpaksa, biasanya menghasilkan hasil yang kurang maksimal atau memuaskan.Tetapi yang di lakukan dengan kerelaan akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan.Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak yang memasukkan uang ke dalam peti.Ada Orang kaya yang memasukkan persembahannya dalam jumlah banyak. ada juga seorang janda miskin yang memasukkan persembahannya dengan hanya dua peser atau satu duit.Tetapi Tuhan memuji persembahan ibu janda itu meski kalau di nilai jumlahnya sangat tidak sebanding.Yang menjadi pertanyaan kenapa Tuhan Yesus memujinya ? Alkitab mencatat karena ia memberi dari kekurangannya.

    Ibu janda itu memberi di tengah kekurangannya, mengapa ia dapat memberi di tengah-tengah kekurangannya karena ia mempunyai kesadaran di dalam memberi. Ia tidak melihat jumlah yang  akan dia berikan,ia pun tidak malu karena jumlah yang tidak sebanding dengan jumlah persembahan dengan yang lain, tetapi ia tetap melakukan itu karena ia tahu hal itu yang harus ia lakukan, tetap memberikan persembahan apapun keadaannya.
      Kesadaran yang tercipta di dalam diri seseorang akan menghasilkan sebuah hasil yang memuaskan karena di lakukan dengan tanpa beban atau melakukan tidak dengan berat hati tetapi di lakukan dengan kerelaan.Saat memberi dengan kerelaan hati tidak dengan sedih hati atau karena paksaan, maka Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita. Maka lakukan segala hal dengan suka cita  dengan kesadaran penuh yang keluar dari hati yang paling dalam karena Allah sudah melakukan terlebih dahulu bagi kita semua.